Aceh Utara – Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah Aceh Utara, Muhammad Johan, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek revitalisasi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Tanah Pasir, Rabu (01/07/2026).
Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus meredam isu negatif yang sempat berkembang di masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Muhammad Johan didampingi oleh Kepala SMAN 1 Tanah Pasir, Bakhtiar; Bendahara Sekolah, Baharuddin; Ketua Komite Sekolah, M. Jafar Ali; serta tokoh masyarakat setempat, Mukhlissuddin (unsur KPA).

Progres Fisik Capai 50 Persen
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, Muhammad Johan menyatakan optimisme terhadap pengerjaan fisik bangunan yang saat ini telah mencapai 50 persen. Ia menargetkan agar pengerjaan segera rampung agar fasilitas dapat langsung digunakan oleh para siswa.
”Alhamdulillah, progres pekerjaan sudah mencapai 50 persen. Kita menargetkan agar tahap pekerjaan ini segera rampung sehingga saat penerimaan murid baru kelas 1 nanti, fasilitas ini sudah siap digunakan dan memberikan kenyamanan bagi siswa-siswi di sekolah,” ujar Muhammad Johan di sela-sela kunjungan.
Selesaikan Isu Negatif melalui Musyawarah
Kunjungan ini juga menjadi ajang klarifikasi atas berbagai isu negatif yang sempat beredar terkait pembangunan di sekolah tersebut. Tokoh masyarakat, yang unsur Komite Peralihan Aceh (KPA) Mukhlissuddin, mengapresiasi langkah cepat yang diambil Kacabdin Wilayah Aceh Utara dalam menyelesaikan persoalan yang ada.
” Saya berterima kasih dengan hadirnya Pak Kacabdin hari ini. Semua isu negatif yang sempat terdengar kini terselesaikan. Mungkin di awal ada sedikit kelalaian dari kepala sekolah, namun hari ini kita sudah duduk bersama dalam musyawarah dan alhamdulillah semua selesai,” tutur Mukhlissuddin.
Ia menambahkan, masyarakat setempat menyambut positif kehadiran Muhammad Johan yang dinilai mampu memberikan aura positif bagi perkembangan SMAN 1 Tanah Pasir. Isu mengenai penggunaan material yang sempat diduga ilegal pun kini telah dinyatakan selesai.
Komitmen Bersama untuk Kemajuan Pendidikan
Senada dengan hal tersebut, Ketua Komite Sekolah, M. Jafar Ali, menegaskan bahwa dukungan penuh dari warga Gampong akan terus diberikan demi kemajuan SMAN 1 Tanah Pasir.
” Kami selaku perwakilan masyarakat senantiasa mendukung langkah-langkah positif pemerintah demi kemajuan sekolah di gampong kami. Kami berharap fasilitas yang dibangun ini nantinya dapat menunjang semangat belajar para siswa-siswi,” ungkap M. Jafar.
Harapan serupa disampaikan oleh Bendahara SMAN 1 Tanah Pasir, Baharuddin. Ia menekankan bahwa revitalisasi ini merupakan momentum penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih nyaman bagi seluruh warga sekolah.
Revitalisasi SMAN 1 Tanah Pasir ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membenahi infrastruktur pendidikan di Aceh Utara, guna menciptakan lingkungan belajar yang representatif bagi generasi muda. Dengan selesainya kesalahpahaman ini, seluruh pihak berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan hingga tuntas sesuai dengan harapan bersama.











