Aceh Utara

‎Antisipasi Banjir Tahunan, Lapas Lhoksukon Perkuat Mitigasi Bencana Bersama BPBD Aceh Utara

‎Antisipasi Banjir Tahunan, Lapas Lhoksukon Perkuat Mitigasi Bencana Bersama BPBD Aceh Utara

Aceh Utara – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon mengambil langkah proaktif guna mengantisipasi ancaman banjir tahunan. Kalapas Kelas IIB Lhoksukon, Muhidfuddin, memimpin langsung kunjungan koordinasi ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara pada Senin, 7 September 2026 pukul 14.30 WIB.

‎Langkah ini diambil mengingat Lapas Lhoksukon secara geografis berada di area rawan bencana. Kompleks pemasyarakatan ini kerap kali terdampak parah dan tergenang air setiap kali intensitas hujan tinggi melanda wilayah Lhoksukon.

Kalapas Lhoksukon, Muhidfuddin, menegaskan pentingnya mitigasi bencana yang terencana dan respons cepat demi menjamin keselamatan para warga binaan serta petugas. Mengingat kondisi geografis lokasi lapas yang kerap tergenang air saat intensitas hujan tinggi, koordinasi lintas instansi menjadi krusial untuk mengantisipasi potensi risiko keamanan dan krisis kemanusiaan.

‎” Perlu adanya penyelarasan informasi terkait potensi debit air dan cuaca ekstrem dari BPBD ke pihak lapas secara berkala sebagai sistem peringatan dini,” ujar Muhidfuddin.

‎Selain sistem peringatan dini, pertemuan tersebut menghasilkan tiga poin utama dalam penguatan mitigasi, di antaranya:

Sistem Peringatan Dini: Penyelarasan informasi terkait potensi debit air dan cuaca ekstrem dari BPBD ke pihak lapas secara berkala.

Prosedur Evakuasi Darurat: Penyusunan skenario simulasi dan jalur evakuasi jika luapan air mulai memasuki area blok hunian.

Dukungan Sarana dan Prasarana: Penyiapan bantuan logistik, perahu karet/viber serta bantuan personil Tim SAR.

‎Pihak BPBD Kabupaten Aceh Utara menyambut baik langkah sinergis ini. Mereka menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh, mulai dari bantuan personel hingga sarana evakuasi saat kondisi darurat terjadi.

‎Melalui kolaborasi erat ini, manajemen risiko bencana di Lapas Lhoksukon diharapkan dapat berjalan lebih terstruktur, tanggap, dan siaga dalam menghadapi ancaman banjir tahunan

BERITA TERKAIT